Kerangka Konsep Berfikir Kapita Selekta Pendidikan Islam Dalam Menghadapi Tantangan Disrupsi

A. Pengertian Kapita Selekta Pendidikan Islam

        Dalam “Kamus Besar Bahasa Indonesia” kata “Kapita Selekta”, diartikan dengan “garis besar mengenai hal-hal penting dan terpilih”. Dan kata “Pendidikan” dalam kamus itu, diartikan dengan “Proses yang pengubahan sikap dan tingkah laku seseorang atau kelompok orang dalam usaha  mendewasakan manusia melalui upaya pengajaran dan latihan-latihan”

        Jadi,  Kapita Selekta Pendidikan Islam adalah mata kuliah pendidikan Islam yang membicarakan tentang masalah-masalah pokok/pilihan dalam pendidikan (khususnya pendidikan Islam) yang aktual, untuk inovasi pendidikan Islam.

B. Faktor Ekternal dan Internal Disrupsinya Pendidikan Islam

        1. Faktor Eksternal

            a. Modernisasi

            b. Globalissi

            c. Revolusi Industri 4.0

            d. Pandemi

        2. Faktor Internal

            a. Kelembagaan

            b. Manajemen dan Kepemimpinan

            c. Sumber Daya Alam (SDA)/wawasan

            d. Pembelajaran PAI yang lebih mengedepankan konseptual/kognitif

            e. Output pendidikan Islam

          Dari beberapa masalah tersebut maka pendidikan Islam akan terdisrupsi/berubah. Pendidikan Islam berada pada persimpangan jalan, amtara hanyut dengan perubahan zaman atau mempertahankan nilai-nilai leluhur atau juga tetap pada posisinya yaitu sama dengan pendidikan yang sekarang ini diberlakukan, atau lebih parahnya mundur dalam tantangan disrupsi tersebut.

C. Aspek Pendidikan Islam

  1.  Pendidikan Islam sebagai materi
  2.  Pendidikan Islam sebagai institusi/lembaga
  3.  Pendidikan Islam sebagai budaya/aktifasi yang didasari nilai Islam
  4.  Pendidikan Islam sebagai pendidikan yang Islami

D. Strategi Menghadapi Era Disrupsi

  1.  Dinamika perubahan pendidikan Islam yang harus diperhatikan penuh sehingga semua tantangan dapat ditanggapi dan diolah secara matang.
  2.  Memiliki sikap yang aktif dalam menghadapi tantangan.
  3.  Peningkatan mutu pendidikan islam yang dapat memenuhi kebutuhan masyarakat dan peserta didik.
  4.  Pengembangan instuisi pendidikan Islam
  5.  Penataan manajemen dengan memiliki sifat kepemimpinan yang profesional

        Jadi dapat disimpulkan bahwa pendidikan islam yang sekarang ini tidak harus merubah segalanya dan kembali lagi mengawaali dari awal, namun dengan cara menyesuaikan dengan kondisi yang sekarang ini yaitu dengan tidak menghilangkan nilai leluhur yang telah membangun dan membesarkan pendidikan Islam hingga sekrang, akan tetapi mengembangkan nilai-nilai yang terdahulu dan disesuaikan dengan perkembangan zaman ini.

Komentar

Posting Komentar