A. Pendidikan Islam dalam Pendidikan Nasional masa Pandemi Covid-19
Pendidikan Nasional merupakan pendidikan yang mempunyai keterkaitan dengan kebudayaan indonesia. Pendidikan nasional mempunyai keseluruhan yang di padu dari semua satuan dan kegiatan pendidikan yang berkaitan dengan sistem lainnya untuk tercapainya sebuah tujuan yang telah ditetapkan. Penddikan nasional berfungsi untuk mengembangkan setiap kemampuan dan meningkatkan mutu kehidupa masyarakat indonesia dalam rangka mewujudkan tujuan pendidikan Nasional.
Pendidikan Islam dalam Pendidikan Nasional di masa pandemic covid-19 ini mempunyai arti-arti penting yaitu yang pertama adalah nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila itu sebagai dasar nilai dengan agama islam yang berarti Tauhid. Pada saat covid-19 sekarang ini kita harus percaya dan yakin pada Allah bahwa tuhan itu ada dan setiap kejadian atau musibah yang terjadi saat ini berasal dari-Nya. Yang kedua kita harus tetap menjadi manusia yang memiliki potensi dan menjadi manusia yang berguna dalam masyarakat dan menjadi manusia yang bermartabat baik secara jasmani maupun rohani serta mampu mengembangkan potensi menjadi manusia yang berakhlaq, beriman, bertaqwa dan juga memiliki rasa tanggung jawab.
Untuk pencapaian upaya pendidikan islam dalam pendidikan nasional yaitu dengan cara mengoptimalkan fungsi pendidikan agama islam dan memaksimalkan program melalui upaya-upaya kesetaraan sejawat di sekolah, sarana penunjang kegiatan, dukungan dari pihak yang berkaitan, melakukan evaluasi. Keberhasilan ditandai dengan tercapainya tujuan kemampuan yang diharapkan. Dengan demikian untuk mencapai sebuah keberhasilan sangat memerlukan berbagai upaya dan pengorbanan, serta keuletan dalam menghadapi tantangan. Dengan tercapainya tujuan-tujuan pendidikan islam tersebut, maka keberhasilan pendidikan islam dapat dirasakan oleh semua masyarakat muslim.
B. Pendidikan Islam dalam Pendidikan Nasional Pada Era Revolusi Industri 4.0
Dunia telah mencapai era baru, yakni Era Revolusi Industri 4.0 dimana tidak ada sekat atau batasan ruang dan waktu dalam mendapat informasi secara mudah. Pada era ini pula manusia diselaraskan dengan mesin agar mencapai suatu inovasi dalam upaya pemecahan masalah. Pendidikan 4.0 muncul sebagai bentuk respon terhadap pesatnya arus teknologi. Perubahan pada tataran paradigma dunia pendidikan mengaruskan adanya pembaharuan yang bersifat relevan dalam mempersiapkan sumber daya manusia yang memiliki daya saing di masa depan. Pendidikan 4.0 menuntut dunia pendidikan mengontruksi kreativitas, pemikiran kritis, penguasaan teknologi dan kemampuan interaksi.
Perubahan yang di bawa oleh Era Revolusi Industri 4.0 telah memberikan tantangan baru pada dunia pendidikan nasional. Salah satu tantangan yang juga menjadi pembahasan terkini adalah lunturnya pendidikan karakter generasi penerus bangsa. Hal ini terjadi karena kekuatan kecanggihan teknologi tidak diiringi penanaman nilai moral. Sekarang pendidikan Indonesia telah menggalakkan upaya penguatan pendidikan karakter.
Tujuan pendidikan Islam mempunyai corak yang berbeda dengan pendidikan umum. Pendidikan umum hanya bertujuan mentranfer ilmu pengetahuan ilmu pengetahuan dan mengantarkan kedewasaan berfikir peserta didik sedangkan esensi pendidikan islam berpandangan sebagai hubungan manusia dengan tuhan dan alam semesta alam tidak bisa dipisahkan. Sebagaimana menyadari bahwa peserta didik tahu tentang dirinya sendiri. Sedangkan fungsi dari pendidikan untuk mengajarkan kepeda peserta dalam selalu membimbing dan mengarahkan pertumbuhan perkembangan peserta didik dari tahab ke tahap kehidupannya sampai mencapai titik kemampuan optimal
Komentar
Posting Komentar